Wednesday February 22nd 2012

Mengubah/Melengkapi Warnet Jadi Training dan Testing Center…

Sudah lama saya menerima kabar yang kurang baik dari teman-teman pemilik warnet. Sejak lebih dari satu tahun terakhir, omset warnet menurun tajam, bahkan beberapa warnet tutup karena tidak layak lagi untuk mencari makan, alias merugi. Di saat bersamaan saya baca dan lihat berita menyedihkan, banyak penggangguran tapi banyak lowongan kerja tak terisi. Kontradiktif.

 

Solusinya, beberapa bulan saya menggali ide untuk memanfaatkan warnet. Beberapa ide sudah dijalankan teman-teman, antara lain mengubah warnet sebagai usaha desain grafis, jual-beli komputer, perbaikan komputer, dukungan teknis LAN dan wireless LAN, jasa pengetikan skripsi yang kadang tidak hanya mengetik, dan lain-lain. Tapi satu ide yang saya belum lihat digarap serius, yakni tempat pelatihan komputer yang bersertifikasi. Istilah asingnya (bukan latah pakai istilah asing), Training and Testing Center.

 

Masalahnya, selama ini pelatihan yang bersertifikasi selalu identik dengan biaya mahal dan rumit menjalankannya. Mahal karena tingginya biaya lisensi software, biaya lisensi pelatihan, dan biaya sertifikasi lulusan. Rumit karena harus punya badan usaha (PT atau Yayasan) dan harus izin ke pemerintah (dinas tenaga kerja dan atau pendidikan). Bandingkan itu semua dengan umumnya warnet.

 

Ide gilanya, ada lembaga training yang sudah pengalaman bertindak sebagai penjamin mutu (misal LP3T-NF), ada lembaga sertifikasi untuk soal-soal dan sistem ujiannya (misal YPLI-BlankOn), ada yang menjalankan sistem pengajaran (pengelola warnet), dan ada yang diajar (pelanggan warnet: pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum). Semua software yang digunakan harus berlisensi FOSS atau “gratis” (tanpa biaya lisensi), semua modul berlisensi Open Content atau Creative Commons (tanpa biaya lisensi), dan sistem pelatihan serta ujian “belisensi” bagi hasil. Pelatihan dan ujian dapat berbasis online dengan tetap menjaga kejujuran.

 

Targetnya, akan menghasilkan banyak SDM kompeten, yang saat ini dan ke depan sangat dibutuhkan dunia kerja, antara lain:

  • Sistem operasi Linux/Unix (tanpa buta Windows karena ada versi demo atau trialnya)
  • Infrastruktur jaringan komputer (Bind, Postfix, Apache, Samba, Squid, dll.)
  • Desain grafis dan multimedia (Gimp, Inkscape, Scribus, Blender, Kino, Audacity, qCAD, FreeCAD, dll.)
  • Pemrograman yang paling populer di dunia web dan mobile (PHP, Java, dll.)
  • Database yang tidak diragukan lagi manfaatnya (MySQL, PostgreSQL, dll.)
  • Aplikasi Perkantoran yang sesuai ISO dan SNI (OpenOffice.org/LibreOffice, dll.)

 

Pertanyaannya, adakah di antara Anda yang berminat menjalankan ide gila ini? Kalau ada, mari kita berjuang bersama untuk mengurangi pengangguran dan mengisi lowongan kerja. Saya percaya rezeki akan mengalir dari arah yang tidak diduga. :-)

 

Catatan: Tawaran ide ini tidak hanya untuk warnet.

Comments
  • naldi December 30, 2011 at 13:28

    wah mas postingnya sangat bermamfaat, akhirnya saya dapat inti sari dari postingan ini, yaitu salahkan sekolah yang mengajarkan budaya membajak “mencuri”

  • Post a comment

     

    Threaded commenting powered by Spectacu.la code.

More from category

FROYO masih menguasai Tahta Kerajaan ANDROID
FROYO masih menguasai Tahta Kerajaan ANDROID

Android adalah sistem operasi yang lebih di tujukan pada perangkat bergerak seperti telepon seluler  dan tablet PC. [Read More]

KPLI Banyumas Memantau Hilal Dari Purbalingga
KPLI Banyumas Memantau Hilal Dari Purbalingga

KPLI Banyumas, 01 Agustus 2011 Hari pertama puasa, KPLI Banyumas mengadakan pengenalan Open Source kepada masyarakat, [Read More]

Windows Licensing Know How
Windows Licensing Know How

PANDUAN LISENSI MICROSOFT Hak Cipta pada : Joshua Erdman Yayasan digital, inc. [Read More]

Kemeja Seragam KPLI Banyumas
Kemeja Seragam KPLI Banyumas

Berdasarkan hasil MUBES ONLINE KPLI Banyumas akhirnya di putuskan untuk membuat seragam kemeja dengan desain sebagai [Read More]

Popular Posts